Green Economy Brief

Category

Green Economy and Climate Change Research Group

Pada akhir 2021 pemerintah secara resmi memperkenalkan instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) melalui Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 (Perpres 98/2021) tentang Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dalam Pembangunan Nasional. Terbitnya regulasi ini diharapkan dapat menjadi pendorong penting dalam pencapaian target mitigasi...
Read More
Perubahan iklim dan kebijakan penanganannya memiliki dampak besar terhadap risiko fisik dan risiko transisi bagi perekonomian. Risiko fisik perubahan iklim melibatkan kerusakan langsung pada masyarakat, aset, dan aktivitas ekonomi berupa bencana alam atau kondisi cuaca ekstrim. The Global Systemic Risk Assessment Tool (G-SRAT) hadir sebagai portal data dan analitik yang membantu pemangku kepentingan dalam memahami...
Read More
With Indonesia’s growing ambition to reduce its greenhouse gas emissions, Presidential Regulation No. 112/2022 was issued to promote the growth of renewable energy. This article examines the differences between the new policy and the prior regulation and highlights the key stakeholders who must support the policy’s success. We identify that the procurement, price mechanism, and...
Read More
In the first regime of the Jokowi https://www.lpem.org/wp-content/uploads/2023/02/2023_04_11-LPEM-FEB-UI-0888_Small-rotated-1.jpgistration (2015-2019), the Government of Indonesia (GoI) sets a progressive plan for infrastructure development to improve interregional connectivity, boost economic growth, and enhance national competitiveness. The government spending on infrastructure rose significantly from IDR 154.6tn (USD 13bn) in 2014 to IDR 394.1tn (USD 27.2bn) in 2019 or approximately...
Read More
The end of harvest season across most of major rice-producing regions led the price of dry unhusked rice at farmer’s level to gradually increase between May and June. The price had experienced a sudden drop in the second week of June due to harvest season in several regencies, such as: Lebak, Karawang, Southwest Aceh, and...
Read More
Energi  baru dan terbarukan (EBT) memiliki  peran penting dalam  peningkatan  ketahanan energi  dan dekarbonisasi ekonomi global  sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi berkelanjutan.  Namun, pengembangan pembangkit EBT di Indonesia mengalami  stagnasi dalam beberapa  tahun terakhir.  Per tahun 2018, nilai  kapasitas pembangkit EBT di Indonesia  terbatas pada level 9GW atau dengan kata lain hanya mengalami peningkatan 960MW...
Read More
1 2