Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Indonesia

SERI ANALISIS MAKROEKONOMI: BI Board of Governor Meeting, Januari 2023

Dipengaruhi oleh kenaikan harga energi dan pangan global serta pola musiman Natal dan perayaan akhir tahun, Indonesia menutup tahun 2022 dengan inflasi umum sebesar 5,51% (y.o.y), di mana tingkat ini berada jauh di atas koridor target BI. Sementara itu, Rupiah mengalami sedikit apresiasi pada pertengahan Januari menjadi sekitar Rp15.100 per dolar AS, didukung oleh sedikit bertambahnya arus masuk modal karena meredanya inflasi di sebagian besar perekonomian dan sebagian besar bank sentral mulai menurunkan tingkat agresivitasnya. The Fed diperkirakan akan melanjutkan sikap “hawkish” di awal tahun 2023. Kombinasi ketiganya mengisyaratkan bahwa BI masih perlu menaikkan suku bunga kebijakannya di bulan ini sebesar 25bps dalam upaya menjaga stabilitas Rupiah serta mengurangi tekanan inflasi.

Download (PDF, 1.49MB)

 

Publikasi Terbaru

Riset LPEM FEB UI: GoTo Berkontribusi Signifikan Dorong 5 Sektor Penting Penggerak PDB Indonesia Tahun 2023

Juni 5, 2024

Ribut Soal Tapera: Kebijakan “Harga Mati” untuk Turunkan Angka Kekurangan Perumahan Nasional? – Special Report, Juni 2024

Juni 4, 2024

Seri Analisa Makroekonomi: Inflasi Bulanan, Juni 2024

Juni 4, 2024

Era Baru Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan: Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) – Labor Market Brief, Mei 2024

Mei 31, 2024

Publikasi Terkait

Riset LPEM FEB UI: GoTo Berkontribusi Signifikan Dorong 5 Sektor Penting Penggerak PDB Indonesia Tahun 2023

tapera

Ribut Soal Tapera: Kebijakan “Harga Mati” untuk Turunkan Angka Kekurangan Perumahan Nasional? – Special Report, Juni 2024

inflasi mei

Seri Analisa Makroekonomi: Inflasi Bulanan, Juni 2024