Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi dan Bisnis – Universitas Indonesia

Kajian Dampak Kenaikan Harga BBM 2005 Terhadap Kemiskinan

September 9, 2013

PENDAHULUAN

Penentuan harga energi di Indonesia tidak dilakukan melalui mekanisme pasar melainkan ditetapkan secara administrasi oleh pemerintah. Dalam penentuan harga energi ada empat hal yang harus dipertimbangkan yaitu :

 

  1. tujuan efisiensi ekonomi : untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri dengan harga serendah?rendahnya dan memeli­hara cadangan minyak untuk keperluan ekspor, khususnya dengan mendorong pasar domestik untuk mensubstitusikan konsumsinya dengan alternatif bahan bakar lain yang persediaannya lebih melimpah (gas dan batubara) atau sumber energi yang nontradable seperti tenaga air (hydropower) dan panas bumi (geothermal). 

  2. tujuan mobilisasi dana : dengan memaksimumkan pendapatan ekspor dan pendapatan anggaran pemerintah dari ekspor sumber energi yang tradable seperti migas, dan batubara dan memungkinkan produsen dari sumber?sumber energi untuk menutupi biaya?biaya ekonominya dan memperoleh sumber?sumber dana untuk membiayai pertumbuhan dan pembangunan. 

  3. tujuan sosial (pemerataan) : mendorong pemerataan melalui perluasan akses bagi kebutuhan pokok yang bergantung pada energi seperti penerangan, memasak dan transportasi umum. 

  4. tujuan kelestarian lingkungan: mendorong agar pencemaran lingkungan seminum mungkin sebagai dampak pembakaran sumber?sumber energi.

 

Keempat tujuan di atas merupakan faktor?faktor yang perlu diper­hatikan dalam menentukan tujuan di atas, sehingga kemungkinan bentrokan antar tujuan dapat di atasi. Keempat tujuan di atas tidak mungkin dicapai karena konflik antar tujuan pasti akan terjadi. Sebagai contoh studi yang dilakukan Pitt (1985) menunjukkan tujuan untuk mengurangi dampak lingkungan praktis tidak tercapai. Lebih jauh lagi, Tabel 1 menunjukkan bahwa tujuan pemerataan pun tidak tercapai. Dekomposisi indeks Gini untuk komponen BBM kecuali minyak tanah umum justrus mendorong pemburukan distribusi pendapatan.

Untuk lebih lengkapnya bisa menghubungi bagian penerbitan di 021-3143177 (511)

Mohamad Ikhsan
Teguh Dartanto
Usman
dan M. Herman Sulistyo

Download Document

Publikasi Terbaru

Riset LPEM FEB UI: GoTo Berkontribusi Signifikan Dorong 5 Sektor Penting Penggerak PDB Indonesia Tahun 2023

Juni 5, 2024

Ribut Soal Tapera: Kebijakan “Harga Mati” untuk Turunkan Angka Kekurangan Perumahan Nasional? – Special Report, Juni 2024

Juni 4, 2024

Seri Analisa Makroekonomi: Inflasi Bulanan, Juni 2024

Juni 4, 2024

Era Baru Kelas Rawat Inap BPJS Kesehatan: Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) – Labor Market Brief, Mei 2024

Mei 31, 2024

Publikasi Terkait

Riset LPEM FEB UI: GoTo Berkontribusi Signifikan Dorong 5 Sektor Penting Penggerak PDB Indonesia Tahun 2023

tapera

Ribut Soal Tapera: Kebijakan “Harga Mati” untuk Turunkan Angka Kekurangan Perumahan Nasional? – Special Report, Juni 2024

inflasi mei

Seri Analisa Makroekonomi: Inflasi Bulanan, Juni 2024